Di sini ku berdiri menyaksikan
Indah permai bumi ciptaan Tuhan
Labuan Pulau Mutiara Laut China Selatan,
Langkahku kini jadi taruhan
Sekecil manapun tempat berdiri
Akan ku jaga dengan rela hati
Warisan pusaka kita bumi mesti dijaga
Kini melangkah ke puncak jaya
Berkibar bendera,
Labuan tercinta,
Menjaga maruah,
Bersemangat waja.
Labuan ku indah,
Labuan ku cinta,
Kau berdiri megah,
Di antarabangsa..
Di bumi bertuah,
Kau kini berubah,
Menjaga maruah,
Untuk selamanya..
Gemilang namamu,
Gemilang bangsaku,
Labuan ku maju,
Labuan negeriku..
© Labuan
Thursday, April 29, 2010
Saturday, March 6, 2010
Lamunan Terhenti
artist : Aris Ariwatan
Entah mengapakah hatiku bergetaran© Aris Ariwatan
Bila bertemu lagi oh kekasih lama
Ku cuba selindungkan api keresahan
Namun perasaan ini berapi di dalam
Ku kira angkau sudah melupakan
Kerna itulah engkau nampak tenang
Lain pula aku walau ketika ini
Masih membara ingatanku terhadapmu
Ku singkap kenangan dulu
Sewaktu kasih berputik
Kugenggam anak tanganmu
Kau tunduk sembunyikan wajah
Namun dapat aku meneka hatimu
Sehati denganku
Lalu kau mendongak berbalas renungan
Dan dengan perlahan tangan kau lepaskan
Kau pun berlalu dalam kepekatan malam
Tinggal aku seorang
Ku singkap kenangan dulu
Sewaktu cinta berputik
Kugenggam jari tanganmu
Kau tunduk sembunyikan wajah
Namun dapat aku meneka hatimu
Sehati denganku
Terhenti lamunan bila ku dikejutkan
Engkau dipimpin pergi oleh seseorang
Dalam keterpaksaan kau melangkah pergi
Namun sempat jua kau menoleh ku disini
Dalam keterpaksaan kau melangkah pergi
Namun sempat jua kau menoleh ku disini
Labels:
lirik
Tuesday, December 8, 2009
Di Sana Menanti Di Sini Menunggu
artist : Ukays
© UKAYS
Seumur hidup aku
Ini yang pertama
Pintu hatiku diketuk
Oleh dua wanita
Punyai ciri selama ini ku cari
Berbeza wajah ayunya tetap asli
Kalau ku pilih di sini
Apa kata di sana
Kalau ku pilih di sana
Di sini akan terluka
Perlukah aku pilih keduanya
Bahagi kasih adil-adilnya
Sungguh ku merasa resah
Untuk menilai sesuatu yang indah
Namunku ada pepatah
Yang aku gubah...
Di sana hanyalah menanti
Sampai bila pun ku tak pasti
Bertanya khabar melalui tinta
Jarang sekali bertemu muka
Namunku tahu dia setia
Dan di sini tetap menunggu
Berada jelas di mataku
Kasih tak luak terhadap aku
Sanggup menunggu kata putusku
Sayang ketabahanmu menawanku
Ku terima satu nota
Ringkas tulisannya
Dia sedia undur diri
Dan memaafkanku
Katanya anggap ini satu mimpi
Yang datang sekadar...
Untuk menguji...
© UKAYS
Labels:
lirik